27.3.16

Dilema

Saya kuliah di jurusan Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi. Orang tua saya menyangka anaknya ini bisa menguasai segala macam hal yang berkaitan dengan Komputer. Dan orang-orang diluar sana pun berpikiran hal yang sama. Mereka tidak tahu bahwa antara fakultas keguruan dan teknik itu berbeda. Entah itu dari penguasaan software maupun hardware. Padahal dikampus itu tidak melulu belajar mengenai dunia komputer, tapi juga belajar mengenai hal-hal yang akan dihadapi oleh calon pendidik. Mulai dari penguasaan materi, sikap dan juga ilmu keguruannya. Nah, inilah yang dirasa kurang memadai dari segi praktik. Bahkan dari pihak sekretaris prodi pun menyangka bahwa Mahasiswa PTIK semester 7 ini sudah bisa mempraktikkan bagaimana cara merakit komputer. Tentu yang sebelumnya jurusan TKJ saat SMK setidaknya bisa lebih paham dan mengetahui seluk beluk komputer. Nah.. Ini, saya jurusan IPA sewaktu SMA. Dan bisa dibilang nggak begitu paham mengenai komputer. Bahkan selama saya kuliah praktik di kampus itu hanya 1 kali, itu pun waktu merakit komputer. Selebihnya saya lebih banyak mendengar dan belajar baca sendiri. Dan tentunya ini mempengaruhi pemikiran orang tua saya, untuk apa kuliah kalau benerin komputer printer aja ngga bisa. Lebih baik kursus komputer sampai tingkat mahir, begitu pikir kedua orangtua saya. Jadi serasa ada beban tersendiri kala mendengar omongan seperti itu karena dari pihak kampusnya sendiri seperti kurang dalam memberikan pelayanannya. Padahal skill dan kompetensi dari setiap mahasiswa itu perlu dibentuk dan dikembangkan agar lulusan STKIP M********* memiliki daya saing yang patut diperhitungkan di masa depan.